Kali ini saya Rizky Tasih Rianda
menuliskan tentang Feminisme Liberal, untuk memenuhi tugas kuliah HAM dan
GENDER.
FEMINISME LIBERAL.
Akar teori ini bertumpu pada kebebasan dan kesetaraaan rasionalitas. Perempuan adalahmakhluk rasional, kemampuannya sama dengan laki-laki, sehingga harus
diberi hak yang sama juga dengan laki-laki.
jadi pada intinya adalah paham yang menghendaki adanya kebebasan
individual yang tidak terbatas jenis kelamin. Saya akan mencontohkan di
desa saya ada seorang janda tua bernama mbah Tasemi, beliau bekerja keras
layaknya seorang lelaki.
Meskipun anak-anaknya sudah melarang beliau
agar istirahat saja di rumah, sebab usianya yang sudah senja. Namun beliau
malah berdagang setiap kali pasar senggol di daerahku sedang ramai. Saya adalah
salah satu orang yang akrab dengan mbah Tasemi, jadi saya mewawancarai beliau
tentang kehidupannya sehari-hari yang selalu bekerja keras. Pertanyaan pertama
yang saya ajukan adalah,” kenapa sih mbah panjenengan (kamu) itu tetap bekerja
padahal anak-anak mu mampu membiayai dan merawat panjenengan(kamu). Mbah Tasemi
pun menjawab,” Aku tidak mau membebani anak-anakku dan uang yang aku kumpulkan
sendiri ini adalah bekal untuk “BIAYA PENGUBURANKU
KELAK”.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar